Postingan

abadi dalam tulisan

Gambar
seperti judulnya, abadi dalam tulisan. sekarang dan selamanya. tulisan ini tidak dibuat dalam bentuk sajak. tulisan ini dibuat 2 hari, sebelum hari kelahiranmu. tulisan ini aku buat sebagai bentuk apresiasi dan ungkapan terima kasihku kepada satu pria yang sudah berusaha keras untuk selalu memberikan ruang yang aman dan nyaman untuk keluarganya, dan juga aku. terima kasih. tulisan yang aku buat sakral. sederhana. tidak mengutip pada tulisan orang lain. hanya aku dan kamu yang mengerti. mungkin untuk sebagian orang, tulisan aku ini hanya sebuah tulisan. tapi aku yakin, jika kamu yang membacanya, kamu akan merasa terkenang. selama 4 tahun berturut, kamu sudah merayakan hari kelahiranmu bersamaku, sampai detik ini. dengan sederhana.  semoga hidupmu selalu dinaungi kebahagiaan, dijauhkan dari lingkungan yang tidak baik, dijauhkan dengan hal-hal yang membuatmu ragu. semoga hidupmu selalu berjalan dengan semestinya, tidak ada jalan yang terjal. kalaupun ada, semoga kamu cepat mencari jal...

my wounds and medicine

Gambar
Tulisan ini adalah bentuk apresiasi saya untuk laki-laki yang pernah mengisi waktu saya di tahun 2020. Saya tidak akan menyebutkan namamu disini.     Seorang laki-laki yang selalu memberikan saya rasa nyaman dan tentu, bahagia. Dimana saat itu saya sedang kecewa dengan masalalu saya kemudian kamu hadir untuk mengisi waktu didalam hidup saya. Feb-Mei 2020 dimana kita sedang manis-manisnya, tiba-tiba saya menyadari sesuatu bahwa kamu tidak seperti yang saya ekspektasi kan. Yes, u're cheating on Dating Apps.  Setelah ini kita selesai, selang beberapa hari, kamu ingin kita kembali untuk kedua kalinya. Tentu saya berikan kesempatan kedua. Namun setelah ini, hubungan kita penuh dengan rasa Possessive dan Negative Thinking. Rasa percaya saya kepada anda semakin berkurang walaupun kita tetap berpacaran. Sampai dibulan November 2020 dimana kita kembali seperti diawal pacaran. Bagi saya di akhir bulan 2020 itu manis, sangat manis. Saya sangat mengapresiasi semua hal baik yang ...

rumpang

Gambar
ingin sembuh, tapi masih mau. belum mulai, tapi sudah berakhir. hampir pulih, tapi dilakukan kembali. sudah berganti, tapi sama seperti yang lalu. rumpang itu, lucu ya. siklusnya selalu mirip dengan sebelumnya. tidak ada kemajuan. tidak ada ujungnya. tidak ada akhirannya. menggantung sudah, seperti rumpang, yang nyaris rampung. entah sampai kapan titik pulang bisa kita temukan.

bunga layu

Gambar
kamu liat toko di seberang sana? iya di seberang kedai kopi itu,sudah lihat? coba deh bayangin perasaan ku sekarang seperti bunga apa di toko sana. kamu tidak tahu? apa? lavender? tidak, bukan.  ayo tebak lagi.. kenapa kamu tidak bisa menebak? kamu takut salah lagi? mengapa mesti takut, kalau kamu saja berani menyakiti hati ini. Kenapa terdiam? kamu lihat deh bunga dipojok kiri bawah itu. layu? kamu tahu kenapa ia layu? kenapa ditaruh disebelah sana? karena pemiliknya tidak merawatnya, setelah itu disingkirkan begitu saja. sekarang kamu tebak lagi, persamaan aku dengan bunga layu itu apa? tidak usah dijawab. karena kamu sudah tahu jawabannya. aku hanya meminta “rawatlah hati ini, jangan sampai hati ini tersingkirkan seperti bunga layu itu. Mengerti?” aku sangat menyayangimu, walaupun kamu baru sekarang datangnya. terimakasih sudah hadir kembali disini, di hatiku.  

jadi gimana? masih salah tanggap?

Gambar
jangan pernah salah tanggap. barangkali tingkahku berbanding terbalik dengan ucapanku. barangkali sikapku seperti tak peduli padamu. barangkali kamu menganggap aku tak sayang kamu. tapi, semuanya tak seperti itu. dibelakangmu, ucapanku, adalah mendoakanmu untuk terus bersyukur. peduliku, adalah mengetahui kesukaanmu tanpa pernah kau tahu. dan sayangku, cukup aku bisa melihat dirimu dari kejauhan. berhentilah merasa sepi, teruslah kamu berbahagia, dan  tolong, jangan pernah salah tanggap.

sekarang waktunya untukmu, taurus!

Gambar
hai, taurus! aku mencintaimu, karena tidak tau apa alasannya. aku menyayangimu, karena aku tidak terobsesi mendapatkanmu. aku bahagia, karena masih bisa melihat dirimu tersenyum bahagia. aku menyukaimu, karena kamu sangat sederhana. aku peduli, karena kamu berbeda. bagiku, bukan balasan cinta yang aku butuhkan. tetapi, berada disampingmu, berada didekatmu, menjadi teman ceritamu, itulah yang sampai sekarang masih aku butuhkan. karena setiap ceritamu yang dulu, akan menjadi favoritku hingga nanti.

untitled

Gambar
mengapa disaat seperti ini, sosok mu selalu yang ku nanti? jelas-jelas kamu menginginkan aku pergi. terbukti dengan dirimu yang selalu menghindari. diam-diam aku mencarimu. diam-diam aku meilirikmu. diam-diam aku menjagamu. lalu setelah aku menemukanmu, aku pun lega. walaupun kamu tidak tahu, bahkan tidak pernah mau tahu. setidaknya, lihatlah aku barangkali sedikit saja, sekali lagi, ku mohon.